Perut kembung saat hamil

Perut kembung saat hamil (2)
Perut kembung saat hamil (2)
Perut kembung saat hamil

Perut Kembung

Perut kembung adalah kondisi seseorang merasakan sensasi penuh pada perut dan membuatnya merasa tidak nyaman. Seseorang yang mengalami perut kembung juga akan merasa lebih sering bersendawa atau kentut, dan perut terlihat membesar. Perut kembung umumnya merupakan dampak dari banyaknya gas atau udara di dalam perut. Makan terlalu cepat, sering mengunyah permen karet, mengonsumsi minuman bersoda merupakan beberapa penyebab banyaknya gas atau udara di dalam perut. Perut kembung adalah kondisi yang umum terjadi. Akan tetapi, pemeriksaan lanjutan terkadang perlu dilakukan, karena perut kembung bisa jadi merupakan gejala dari penyakit berbahaya. Diagnosis dari kondisi perut kembung ini dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien kemudian melakukan pemeriksaan pada perut pasien. Namun perlu diketahui bahwa perut kembung merupakan suatu kondisi dan bukan suatu penyakit. Perut kembung ini seringkali muncul sebagai salah satu gejala dari penyakit pada saluran pencernaan seperti: diare, penyakit Celiac, penyakit Crohn. Jika sering merasa kembung disertai rasa sakit atau nyeri pada perut, segera berkonsultasi ke dokter. Bisa jadi penyakit maag, tukak lambung, atau GERD. Ketiga penyakit ini memang punya gejala yang mirip.
Beberapa ahli kesehatan mengungkapkan rasa sakit pada lambung merupakan gejala yang sering dialami oleh penderita ketiga penyakit tersebut. Gejalanya biasa disebut sindroma dispepsia berupa rasa nyeri di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, dan perut terasa penuh.

Orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi sering mengalami perut kembung antara lain:

  • Punya hobi minum minuman bersoda atau beralkohol.
  • Sering makan terlalu cepat.
  • Konsumsi makanan yang tidak bersih sehingga mudah terpapar infeksi.
  • Memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu.
  • Sering konsumsi fast food dan junk food.

Penanganan perut kembung dapat melalui terapi non-medikamentosa yaitu dengan perbaikan pola diet maupun dengan obat-obatan untuk mengatasi penyebab seperti konsumsi antibiotik jika penyebab perut kembung adalah suatu diare/sembelit akibat infeksi bakteri. Selain itu, obat-obatan simtomatis dapat digunakan untuk menghilangkan gejala seperti konsumsi obat untuk menurunkan kadar gas dalam perut.

Pencegahan Perut Kembung

Kondisi perut kembung ini dapat dicegah dengan beberapa cara;

  • Makan dan minum dengan perlahan dan tidak terburu-buru.
  • Menghindari minuman bersoda dan beralkohol.
  • Menghindari permen karet.
  • Tidak merokok.
  • Berolahraga dengan teratur.
  • Mengatasi sakit maag dengan minum obat seperti antasida.

Sebaliknya, gerakan-gerakan tubuh saat berolahraga dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke organ-organ cerna sehingga sistem pencernaan berjalan lebih lancar. Berbagai gerakan olahraga yang dapat membantu mengatasi perut kembung adalah sebagai berikut:

Kardio 5 menit

Olahraga kardio 5 menit setiap hari bisa bantu mengatasi perut kembung yang tak kunjung sembuh. Kardio dapat meningkatkan pernapasan, detak jantung, serta merangsang otot dan saraf agar bekerja secara optimal. Kondisi ini akan merangsang kontraksi alamiah usus. Otot usus yang berkontraksi secara efisien akan memperlancar pengeluaran makanan di usus dan membantu mengeluarkan gas yang menyebabkan rasa sakit. Ada banyak jenis olahraga kardio yang bisa dilakukan, misalnya jalan cepat, berenang, bersepeda, dan jogging.

Yoga 5 menit

Setelah rutin olahraga kardio, lanjutkan dengan yoga untuk membantu mengatasi perut kembung. Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Research and Management tahun 2006, remaja yang sering sakit perut karena kembung cenderung sembuh secara bertahap setelah rutin beryoga selama satu jam dalam empat minggu. Berikut ini adalah gerakan-gerakan yoga ringan yang bisa Anda lakukan selama lima menit setiap harinya.

  1. Cat-cow

            Cat-cow adalah salah satu pose yoga yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan perut kembung. Gerakan ini membantu mendorong gerakan usus sehingga mengurangi timbunan gas di perut. Posisikan tubuh merangkak di atas matras, lalu dorong tulang belakang ke arah atas sambil membuang napas. Tundukkan kepala Anda dan tahan selama 10 detik. Setelah itu, gerakkan bagian tubuh ke arah yang berlawanan. Lengkungkan punggung ke arah bawah dan angkat kepala Anda menghadap atas. Tahan selama 10 detik dan ulangi gerakan ini sebanyak 3 kali.

  1. Torso Twist

Pose yoga torso-twist dapat membantu meningkatkan aliran dan sirkulasi darah. Ambil posisi nyaman dengan duduk di atas matras sambil menekuk lutut. Kemudian, angkat kaki ke arah dada sambil menyeimbangkan tulang ekor. Pada bagian tangan, tekuk siku dan letakkan tangan di depan dada, telapak tangan saling bersentuhan. Lakukan gerakan ini 2 sampai 3 set.

  1. Extended triangle pose

Pose yoga yang satu ini dilakukan dengan posisi berdiri tegak. Taruh kaki kanan di depan kaki kiri dengan jarak 3 sampai 4 langkah. Ketika kaki kanan menghadap depan, arahkan kaki kiri menghadap ke samping atau membentuk sudut 90 derajat. Berikan tumpuan pada pinggang, lalu turunkan tangan kanan ke lantai dan angkat tangan ke arah atas hingga lurus. Tahan pose ini selama 15 detik sambil mengatur napas dengan sebaik mungkin. Ulangi gerakan yang sama pada sisi lainnya.

  1. Sphinx pose

            Sphinx pose juga membantu meregangkan organ pencernaan yang bermasalah. Ini tentu bermanfaat untuk mengatasi perut kembung dan masalah pencernaan lain yang Anda alami. Tengkiurap di atas matras dengan menekuk siku di sebelah dada. Lalu, berikan tekanan pada matras hingga mengangkat bagian tulang belakang Anda. Pertahankan posisi ini selama beberapa detik dan turunkan kembali ke posisi awal. Ulangi sebanyak 5 kali agar pencernaan semakin lancar.

  1. Extended puppy pose

Ketika Anda baru saja makan porsi besar, gerakan yoga yang satu ini cocok untuk Anda lakukan. Pasalnya, gerakan ini dapat membantu merilekskan otot-otot perut sehingga membantu mengatasi perut kembung dan begah. Mulai dengan pose merangkak, lalu arahkan tangan ke depan sehingga tulang punggung sedikit miring ke depan. Pertama-tama, tarik tubuh ke arah belakang atas hingga kepala menyentuh lantai. Tahan selama 30 sampai 60 detik, lalu kembali ke posisi semula sambil menarik napas.

Perut kembung pada ibu hamil

Rata-rata orang mungkin akan buang gas atau kentut sebanyak 14-40 kali dalam sehari. Tapi, banyaknya gas pada ibu hamil dapat membuat ibu hamil lebih sering buang gas. Rasa kembung saat hamil disebabkan oleh bayi di dalam perut yang makin berkembang dan menekan perut. Hal ini juga dapat membuat pencernaan melambat. Rasa kembung juga dapat disebabkan oleh meningkatnya hormon selama kehamilan, yaitu progesteron. Hormon ini memberikan efek relaksasi pada otot, termasuk juga otot saluran pencernaan, sehingga bekerja lebih lambat. Selain itu,  adanya gas berlebih yang masuk ke dalam pencernaan bisa menyebabkan perut kembung. Gas tersebut muncul di dalam tubuh kita ketika bakteri di dalam usus besar mengolah sisa makanan yang belum selesai dicerna oleh sistem pencernaan.

Untuk mengatasi perut kembung, hal yang pertama dilakukan adalah menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya gas. Misalnya saja brokoli, kembang kol, kubis, kacang-kacangan, makanan yang banyak mengandung lemak, goreng-gorengan, bawang bombay, serta minuman bersoda.

Selain itu, ada juga cara lain dalam mengatasi perut kembung saat hamil, di antaranya adalah :

  • Hindari makanan yang mengandung banyak fruktosa
    Makanan yang mengandung banyak gula fruktosa, seperti daun bawang, biji-bijian utuh, apel, pir, dan makanan olahan, juga dapat mengakibatkan kembung pada sebagian orang.
  • Hindari makanan yang berlemak
    ibu hamil perlu menghindari makanan yang berlemak karena dapat membuat proses pencernaan menjadi lebih lambat, sehingga menyebabkan perut kembung.
  • Makan dalam porsi kecil
    Cobalah untuk makan sedikit. Makan terlalu banyak atau langsung makan banyak setelah perut kosong, berpotensi memperparah perut kembung saat hamil karena butuh waktu lama untuk dicerna.
  • Hindari minuman berkarbonasi dan pemanis buatan
    Minuman berkarbonasi dan pemanis buatan memang tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Bagi wanita hamil disarankan mengonsumsi lebih banyak kalsium dengan mengkonsumsi susu yang bebas laktosa, atau susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium.
  • Rutin olahraga di saat hamil
    Olahraga di masa kehamilan baik untuk kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan. Olahraga ringan seperti berjalan santai, dapat melancarkan pencernaan sehingga perut kembung dapat teratasi. Anda juga bisa mencoba ikut kelas yoga untuk ibu hamil agar merasa lebih relaks dan nyaman di saat hamil.
  • Mulai berhenti merokok dan minuman alkohol
    Merokok saat hamil tidak baik bagi ibu dan janin di dalam kandungan, jadi sebaiknya segera berhenti merokok. Tidak hanya berkontribusi terhadap banyak masalah kesehatan serius, ternyata merokok juga meningkatkan keasaman lambung. Begitu juga dengan minuman beralkohol yang berisiko buruk pada kesehatan bayi dalam kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *