Mendiagnosis Kehamilan

Diagnosis Kehamilan (1)
Diagnosis Kehamilan

Menentukan kehamilan yang sudah lanjut memang tidak sulit, tetapi menentukan kehamilan awal sering kali tidak mudah, terutama bila pasien baru mengluh terlambat haid beberapa minggu saja. Keadaan ini akan lebih sulit lagi bila pasien sengaja menyembunyikan kehamilannya, misalnya unwanted pregnancy atau sebaliknya pada orang yang sangat inin hamil. Akhirnya semua itu bergantung pada kemampuan bidan untuk mengenal tanda dan gejala kehamilan ditambah dengan interpretasi hasil pemeriksaan laboratorium. Secara klinis tanda – tanda kehamilan dapat dibagi dalam tiga kategori besar yaitu tanda tak pasti atau probable signs, kemungkinan hamil, dan tanda pasti kehamilan (Certain sign).

    1. Tanda Tidak Pasti (Presumtif)

Tanda – tanda presumtif adalah perubahan fisiologik pada ibu atau seorang wanita yang mengindikasikan bahwa ia telah hamil. Tanda tidak pasti atau terduga hamil adalah perubahan anatomik dan fisiologik selain dari presumtif yang dapat dideteksi atau dikenali oleh pemeriksa.

Tanda – tanda tidak pasti adalah

    1. Amenorhea (Terlambat datang bulan)

Kehamilan menyebabkan dinding uterus (endometrium) tidak dilepaskan sehingga amnorhea atau tidak datangnya haid dianggap sebagai tanda kehamilan. Namun, hal ini tidak dapat dianggap sebagai tanda pasti kehamilan karena amenorhea dapat juga terjadi pada beberapa penyakit kronik, tumor-hipofise, perubahan faktor – faktor lingkungan, malnutrisi, dan yang paling sering gangguan emosional terutama mereka yang tidak ingin hamil atau malah mereka yang ingin sekali hamil (dikenal dengan pseudocyesis atau hamil semu).

    1. Mual dan Muntah

Mual dan muntah merupakan gejala umum mulai dari rasa tidak enak sampai muntah yang berkepanjangan dalam kedokteran dikenal dengan morning sickness karena munculnya sering kali pagi hari. Mual muntah diperparah oleh makanan yang berbau menujuk dan juga oleh emosi penderita yang tidak stabil. Untuk mengatasinya penderita perlu diberi makanan yang ringan, mudah dicerna dan dijelaskan bahwa keadaan ini masih dalam batas normal orang hamil.

    1. Mastodinia

Mastodinia adalah rasa kencang dan sakit pada payudara disebabkan payudara yang membesar. Faskularisasi bertambah asinus dan ductus berpoliferasi karena pengaruh estrogen dan progesteron.

    1. Quickening

Quickening adalah persepsi gerakan janin pertama biasanya disadari oleh wanita pada usia kehamilan 18 – 20 minggu.

    1. Gangguan Buang Air Kecil

Frekuensi buang air kecil bertambah dan sering pada malam hari, disebabkan karena desakan uterus yang membesar dan tarikan oleh uterus ke cranial. Hal ini terjadi pada trimester pertama dan hilang trimester kedua. Pada trimester III gejala ini kembali muncul karena janin mulai masuk ke ruang panggul dan menekan kembali kandung kemih.

    1. Konstipasi

Konstipasi ini terjadi karena efek relaksasi progesterone atau dapat juga karena perubahan pola makan.

    1. Perubahan berat badan

Pada usia kehamilan 2 – 3 bulan sering terjadi penurunan berat badan karena nafsu makan mnurun dan muntah. Pada bulan selanjutnya berat badan akan meningkat sampai stabil menjelang aterm.

    1. Perubahan warna kulit

Perubahan ini antara lain cloasma yaitu warna kulit yang kehitaman pada dahi, punggung hidung dan kulit daerah tulang pipi, terutama pada wanita berkulit gelap. Biasanya muncul setelah kehamilan 16 minggu. Pada daerah areola dan puting payudara warna kulit menjadi lebih hitam. Semua perubahan tersebut disebabkan stmulasi MSH (melanocyte stimulating hormone). Pada kulit daerah abdomen dan payudara dapat mengalami perubahan yang disebut strie gravidarum yaitu perubahan seperti jaringan parut.

    1. Perubahan Payudara

Pembesaran payudara sering dikaitkan dengan terjadinya kehamilan, tetapi hal ini bukan merupakan petunjuk pasti karena kondisi serupa dapat terjadi pada pengguna kontrasepsi hormonal, penderita tumor otak atau ovarium, pengguna rutin obat penenang, dan hamil semu (pseudocyesis). Akibat stimulasi prolaktin HPL (human placental lactogen), payudara mengsekresi kolostrum yang biasanya kehamilan lebih dari 16 minggu.

    1. Mengidam

Mengidam sering terjadi pada bulan – bulan pertama. Ibu hamil sering meminta makanan atau minuman tertentu, terutama pada trimester pertama. Akan tetapi menghilang dengan semakin tua kehamilannya.

    1. Pingsan

Sering dijumpai bila berada pada tempat – tempat ramai yang sesak dan padat. Dianjurkan untuk tidak pergi ke tempat – tempat ramai pada bulan – bulan pertama kehamilan. Hal ini akan menghilang sesudah kehamilan 16 minggu.

    1. Lelah (fatigue)

Kondisi ini disebabkan oleh menurunnya basal metabolic rate (BMR) dalam trimester pertama kehamilan. Dengan meningkatnya aktifitas janin sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan, maka rasa lelah yang terjadi selama trimester pertama akan berangsur – angsur menghilang dan kondisi ibu hamil akan menjadi lebih segar.

    1. Varises

Sering dijumpai pada trimester terakhir. Terdapat pada daerah genitalia eksterna, fossa poplitea, kaki dan betis. Pada multigravida kadang varises ditemukan pada kehamilan yang terdahulu , timbul kembali pada trimester pertama. Terkadang timbulnya varises merupakan gejala pertama kehamilan muda.

    1. Konstipasi atau obstipasi

Muncul karena tonus otot – otot usus menurun oleh pengaruh hormon steroid

    1. Epulis

Epulis ialah suatu hipertrofi papilla ginggivae. Hal ini sering terjadi pada trimester pertama.

2. Tanda – tanda Kemungkinan kehamilan (Dugaan hamil).

  • Perubahan pada Uterus

Uterus mengalami perubahan ukuran, bentuk dan konsistensi. Uterus berubah menjadi lunak bentuknya globular. Teraba balotemen, tanda ini muncul pada minggu ke 16 – 20, setelah rongga rahim mengalami obliterasi dan cairan amnion cukup banyak. Balotemen adalah tanda ada benda terapung atau melayang dalam cairan.

  • Tanda piskacek’s

Uterus membesar ke salah satu jurusan hingga menonjol jelas ke jurusan pembesaran tertentu.

  • Suhu basal

Suhu basal yang sesudah ovulasi uterus tetap tinggi antara 37,2° – 37,8°C adalah salah satu tanda akan adanya kehamilan. Gejala ini sering dipakai dalam pemeriksaan kemandulan.

  • Perubahan – perubahan pada serviks
    • Tanda hegar

Tanda ini berupa pelunakan pada daerah itsmus uteri, sehingga daerah tersebut pada penekanan mempunyai kesan lebih tipis dan uterus mudah difleksikan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan bimanual. Tanda ini mulai terlihat pada minggu ke 6 dan menjadi nyata pada minggu ke 7 – 8.

    • Tanda goodell’s

Diketahui melalui pemeriksaan bimanual. Serviks terasa lebih lunak. Penggunaan kontrasepsi oral juga dapat memberikan dampak ini.

    • Tanda Chadwick

Adanya hipervaskularisasi mengakibatkan vulva dan vagina tampak lebih merah, sedikit kebiru – biruan (lividea). Tanda ini disebut tanda chadwick. Warna portio pun tampak lividea. Pembuluh – pembuluh darah darah pada alat genitalia interna akan membesar. Hal ini dapat dimengerti karena oksigenasi dan nutrisi pada alat – alat genitalia tersebut meningkat. Apabila terdapat kecelakaan pada kehamilan atau persalinan, maka perdarahan akan banyak sekali, sampai dapat mengakibatkan kematian.

    • Tanda Mc. Donald

Fundus uteri dan serviks bisa dengan mudah difleksikan satu sama lain dan tergantung pada lunak atau tidaknya jaringan istmus.

    • Pembesaran abdomen

Pembesaran perut menjadi nyata setelah minggu ke 16, karena pada saat itu uterus telah keluar dari rongga pelvis dan menjadi organ rongga perut.

    • Kontraksi uterus

Tanda ini muncul belakangan dan pasien mengeluh perutnya kencang, tetapi tidak disertai rasa sakit.

    • Pemeriksaan tes biologis kehamilan

Pada pemeriksaan ini hasil positif, dimana kemungkinan positif palsu

3. Tanda Pasti Kehamilan

Tanda pasti kehamilan adalah data atau kondisi yang mengindikasikan adanya buah kehamilan atau janin yangb diketahui melalui pemeriksaan dan direkam oleh pemeriksa (denyut jantung janin, gambaran sonogram janin, dan gerak janin). Indikator kepastian hamil adalah penemuan – penemuan keberadaan janin secara jelas dan hal ini tidak dapat dijelaskan dengan kondisi kesehatan yang lain.

    1. Denyut Jantung Janin (DJJ)

Dapat didengar dengan stetoskop laenec pada minggu ke 17 – 18. Pada orang gemuk, lebih lambat. Dengan stetoskop ultrasonic (doppler), DJJ dapat didengarkan lebih awal lagi sekitar minggu ke 12. Melakukan auskultasi pada janin bisa juga mengidentifikasi bunyi – bunyi lain seperti bising tali pusat, bising uterus, dan nadi ibu.

    1. Gerakan janin dalam rahim

Gerakan janin bermula pada usia kehamilan 12 minggu, tetapi baru dapat dirasakan oleh ibu pada usia kehamilan 16 – 20 minggu karena diusia kehamilan tersebut ibu hamil dapat merasakan gerakan halus hingga tendangan kaki bayi. Gerakan pertama bayi yang dapat dirasakan ibu disebut quickening yang sering diartikan sebagai kesan kehidupan. Walaupun gerakan awal ini dapat dikategorikan tanda pasti kehamilan dan estimasi usia kehamilan, tetapi hal ini sering dikelirukan dengan gerakan usus akibat perpindahan gas di dalam lumen saluran cerna. Bagian – bagian tubuh bayi juga dapat dipalpasi dengan mudah mulai usia kehamilan 20 minggu. Fenomenan bandul atau pantulan balik yang disebut ballotement juga merupakan tanda adanya janin dalam uterus.

    1. Tanda Braxton-Hicks

Jika dirangsang uterus mudah berkontraksi. Tanda ini khas untuk uterus dalam masa hamil. Pada keadaan uterus yang membesar tetapi tidak ada kehamilan misalnya mioma uteri, maka tanda ini tidak ditemukan.

4. Diagnosis Banding Kehamilan

Suatu kehamilan kadang kala harus dibedakan dengan keadaan atau penyakit yang dalam pemeriksaan meragukan seperti :

    • Hamil palsu (pseudocyesis = kehamilan spuria)

Gejalanya dapat sama dengan kehamilan, seperti amenorhea, perut membesar, mual muntah, asi keluar, dan bahkan ibu merasakan gerakan janin. Namun pada pemeriksaan uterus tidak membesar, tanda – tanda kehamilan lain dan reaksi kehamilan negatif.

    • Mioma uteri

Perut dan rahim membesar, namun dalam perabaan rahim tidak padat, kadang terasa ada benjolan – benjolan. Tanda kehamilan negatif dan tidak dijumpai tanda – tanda kehamilan lainnya.

    • Kista Ovarium

Perut membesar bahkan semakin besar, namun pada pemeriksaan dalam rahim teraba seperti biasa. Reaksi kehamilan negatif dan tidak ada tanda kehamilan lainnya.

    • Kandung kemih penuh dan terjadi retensi urin

Pada kateter keluar banyak urin

    • Hematometra

Uterus membesar karena terisi darah yang disebabkan hymen inperforata, stenosis vagina atau serviks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *