Komunikasi Dini Dengan Bayi

komunikasi dengan janin (3)
komunikasi dengan janin
Seberapa penting orang tua berkomunikasi dengan janin ?

Mengajak janin dalam kandungan bicara ?

Apakah bisa ?

Jawabnya tentu bisa!

Setiap janin bisa mendengarkan suara dari luar kandungan, dan Setiap suara yang ada bisa terdengar oleh janin dari dalam kandungan.

Janin mampu merasakan apa yang ibunya rasakan, lho! Bahkan ia mampu mendengar suara yang sangat pelan.

Mengajak janin belajar sangat sederhana dan tak membutuhkan metode atau alat canggih. Dengan  mengajaknya berkomunikasi saja, ibu sudah mengajarkan banyak hal. Lalu, kapan saat yang tepat? Sejak usia 19 minggu, janin mulai bisa mendengar bunyi detak jantung ibu hingga suara perut ibu yang keroncongan. Di usia kehamilan 25 minggu, janin mulai mendengar suara dari luar kandungan. Indera pendengaran janin sudah mulai berkembang dan berfungsi karena proses pembentukan daun telinga sudah cukup sempurna. Janin dibantu juga oleh cairan ketuban, sebagai sarana penghantar gelombang suara yang baik. 

Ajaklah bicara bayi anda sedini mungkin, itu akan menambah ikatan batin antara ibu dan bayi setelah ia lahir.

Orangtua yang rajin mengajak janin bicara setiap hari akan menghasilkan bayi yang mampu membedakan suara ibu dan suara asing sejak ia lahir. Bahkan sejak di dalam kandungan, janin bisa lebih cepat merespon suara ibu dan ayahnya daripada suara orang lain yang baru mengajaknya bicara.

Berikut adalah cara berkomunikasi dengan janin, namun sebelumnya ada beberapa hal yang harus ibu lakukan :

    • Buatkan nama panggilan sayang anda kepada janin, kemudian dengan lembut suarakan sambil mengelus perut anda perlahan
    • Bicaralah dengan nada suara bahagia dan berintonasi.
    • Gunakan kata atau kalimat positif atau bermakna positif. Keluh kesah dan umpatan, apalagi dengan nada depresi, membuat janin merasa tidak nyaman dan dapat menbuatnya ikut stress karena janin cepat dan mudah merasakan apa yang dirasakan ibu dan ayahnya.
    • Ucapkan dengan lembut, tidak dengan berteriak atau membentak
    • Lakukan di mana saja, sebagai bagian dari rutinitas. Bisa ketika santai di kamar, di dapur, di mobil atau di kendaaran saat dalam perjalanan, di kantor atau saat menunggu antrian periksa
    • Tambahkan dengan kontak fisik seperti mengelus atau mencium (biasanya dilakukan oleh ayah) agar pesan yang disampaikan lebih cepat sampai ke janin.
    • Sesekali selingi dengan hal – hal yang lucu dalam cerita Anda. Pasti semua orang tua menginginkan anak yang punya selera humor agar tidak tumbuh menjadi anak yang kaku.
    • Lakukan berulang kali sampai janin merespon, biasanya ia akan merespon dengan gerakan atau dengan tendangan.
    • Bisa juga dengan dengarkan musik yang anda suka lalu nikmati iramanya
    • Salurkan energi cinta dan sayang kepada janin sembari menunggu responnya
    • Pujilah setiap kali ia merespon

Berbicara dan bernyanyi untuk bayi bisa benar-benar bermanfaat setelah tahu dia bisa mendengar. Lakukan tips berikut ini :

    • Lakukan beberapa kali sehari, letakkan kedua tangan anda di perut dan bayangkan seolah anda sedang memeluk bayi anda.
    • Usap dan sedikit beri pijatan yang lembut sambil ajak bicara atau membisikkan kalimat sugesti positif
    • Cobalah untuk menyambungkan perasaan anda dengan janin melalui sentuhan.
    • Usahakan sebelum menyentuh, hangatkan dulu telapak tangan

Bukan hanya ibu yang bisa melakukan ini, namun usahakan selalu libatkan suami atau pasangan. Saat ibu merasakan tendangan bayi, letakkan tangan suami di atas perut ibu sehingga dia bisa merasakan gerakannya juga, dan biarkan dia merespon dengan mencoba mendengarkan menenpelkan telinganya ke perut ibu. Suami bahkan bisa membaca satu atau dua buku untuk ibu, dengan begitu mungkin akan menambah ikatan antara ibu, suami dan bayi semakin hari semakin kuat. Pada kenyataannya, semakin cepat para orang tua menuntun bayi nya ke hal – hal yang baik, semakin baik informasi tersebut tertanam di otak bayi sampai tua nanti. Pasti akan menjadi hal yang menyenangkan.

Ibu juga bisa mengajak komunikasi janin dengan melihat. Apa yang ibu lihat akan berpengaruh pada diri ibu dan janin. Mulai sekarang sering – seringlah melihat foto, video, maupun animasi yang membuat ibu semangat menjalani hari.

Pentingnya ayah mengajak bayi bicara sejak masih dalam kandungan

Selama ini peran ayah sedikit dikesampingkan dalam andil menjaga kesehatan janin. Padahal, para ahli kesehatan dunia menekankan pentingnya bagi para calon ayah agar terus aktif untuk ikut menjaga tumbuh kembang bayi selama dalam kandungan. Ini bukannya tanpa alasan.

Peran ayah mengajak bicara bayi ternyata mempunyai pengaruh yang jauh lebih besar untuk pertumbuhan calon buah hatinya. Mungkin pertama kali akan terasa seperti sedang bicara sendiri, tetapi berbicara dengan calon bayi saat mereka masih di dalam kandungan membantu membangun ikatan yang kuat antara ayah dan bayi. Studi menunjukkan bahwa suara ayah yang ia dengar akan terasa menenangkan, baik semenjak masih dalam kandungan dan ketika akhirnya bisa bertemu setelah lahir.

Terlebih lagi sering mengajak bayi bicara membantu ia belajar. Percakapan yang ayah lakukan dengan si bayi di trimester ketiga kehamilan bermanfaat sebagai pondasi kuat bagi perkembangan sosial dan emosional, serta kemampuan bahasa dan ingatan si bayi. Dengan kata lain, suara ayah sudah membentuk pemahaman tentang dunia.

Apa yang dapat ayah bicarakan dengan bayi ?

Ayah bisa mengajak calon bayinya berbicara mengenai hari – hari yang ia lewati, apa yang sedang ia lakukan, bagaimana ayah bisa bertemu dengan si ibu, atau sesederhana memberi tahu si kecil tentang hobi. Meskipun bayi belum benar – benar mengerti apa yang ayah bicarakan, tetapi ini bisa membantu si bayi merasa lebih dekat dengan suara ayahnya.

Dengan obrolan tentang hari, hobi, atau minat sang ayah, dapat membantu merasa lebih terlibat dalam kehamilan ibu juga. Dan meskipun bayi belum mengerti apa yang dikatakan, setidaknya bayi bisa mendengarkan dan sudah mengenal sedikit tentang keluarganya.

Para calon orangtua untuk memilih dan memutar musik yang tepat. Sebab, jenis musik yang dipilih nantinya akan membentuk kemampuan penguasaan bahasa setelah si kecil dilahirkan. Hal ini juga dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar bayi di masa perkembangannya nanti. Karena itu, ajaklah calon bayi anda berkomunikasi sesering mungkin. Tanpa anda sadari, si kecil akan memberikan respon terhadap suara yang anda berikan, baik dengan tendangan – tendangn, gerakan dan sebagainya. Semakin sering ayah mengajak bayi bicara, bayi akan lebih mudah mengenali suara ayahnya saat ia lahir.

Setelah si kecil lahir, kebiasaan berkomunikasi ini harus terus dilanjutkan. Ini dapat membuatnya merasa lebih diperhatikan sehingga bisa mempercepat perkembangan motoriknya. Oleh sebab itu, ajak si kecil berbicara dan seolah tekankan bahwa anda akan selalu menjaganya di mana pun ia berada.

Ibu yang bahagia dapat melahirkan bayi yang sehat. Artinya para ayah wajib membuat istrinya bahagia dan sehat agar si kecil dalam kandungan juga ikut sehat. Wanita hamil tentu membutuhkan banyak istirahat, jauh dari stres, dan asupan makanan yang sehat.

Kondisi stres dan kebiasaan merokok menjadi dua hal terpenting yang wajib diwaspadai oleh para ayah. Wanita yang sedang hamil yang mengalami stres rentan menyalurkan kekhawatirannya ke janin, sehingga bayi dalam kandungan pun bisa ikut merasakan stres. Hal ini mengakibatkan perkembangan janin jadi terhambat. Selain itu, segera hentikan kebiasaan merokok bila ayah perokok aktif. Jika masih sulit menghentikannya, setidaknya hindari merokok di dekat ibu. Merokok saat hamil (baik oleh ibu maupun dari paparan asap rokok orang sekitarnya) dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir dan sindrom kematian bayi mendadak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *