Kelelahan (Fatigue) pada ibu hamil

Kelelahan (Fatigue) pada ibu hamil (2)
Kelelahan (Fatigue) pada ibu hamil

Kelelahan atau fatigue adalah kelelahan berlebih yang terkadang diikuti rasa pusing dan lemas. Kelelahan adalah salah satu gejala awal kehamilan yang dirasakan hampir semua wanita pada minggu-minggu pertama setelah konsepsi dan implantasi. Biasanya, gejala kelelahan ini akan membaik ketika memasuki trimester kedua, lalu kembali lagi menyerang ketika memasuki trimester ketiga. Namun, hal ini bisa berbeda-beda pada setiap ibu hamil. Pregnancy Fatigue penyebabnya bisa karena meningkatnya produksi hormon progesteron pada ibu hamil, rasa cemas dan khawatir berlebih hingga morning sickness yang disertai mual dan muntah yang menyebabkan kehilangan banyak energi.

Di trimester pertama, tubuh banyak menyerap energi untuk membangun sistem yang menopang hidup sang Janin. Sistem yang dimaksud berupa plasenta. Selain itu, metabolisme tubuh ibu hamil juga meningkat secara cepat, sementara gula darah dan tekanan darah cenderung menurun. Mood yang berubah-ubah juga bisa menguras energi. Di akhir trimester pertama, tubuh ibu sudah terbiasa dengan adanya sistem yang membentuk plasenta ini, serta perubahan horman dan emosi. Maka dari itu, biasanya energi di dalam tubuh akan kembali meningkat pada trimester kedua.

Namun pada trimester ketiga, kelelahan bisa kembali menyerang. Hal tersebut merupakan hal yang normal terjadi. Bagaimanapun juga, ibu harus menopang berat badan yang terus bertambah ketimbang di trimester pertama. Bertambahnya berat badan ini juga akan menimbulkan nyeri punggung dan gejala-gejala lain. Akibatnya, tubuh pun akan semakin lelah.

Untuk kebanyakan ibu hamil, kelelahan ini mungkin bisa sangat  mengganggu. Tetapi tidak membahayakan untuk bayi. Apabila ibu merasa kelelahan yang berlebihan disertai lemas dan pusing bisa memeriksakan diri ke dokter agar dapat segera diketahui kelelahan yang dirasakan karena anemia atau kelelahan yang pada umumnya terjadi.

Tidak ada pengobatan khusus yang bisa diberikan dokter untuk menangani kelelahan tersebut, hanya saja ibu bisa melakukan beberapa hal dirumah untuk meminimalisir.

Tips mengatasi kelelahan (fatigue) :

1.      Mengatur jeda dalam beraktivitas, misal : tidur sejenak, menyeduh teh hangat, mendengarkan musik atau sedikit peregangan.

2.      Tambahan nutrisi, saat hamil setidaknya memerlukan tambahan nutrisi agar tubuh tetap stabil sebanyak 300-550 kkal per hari. Maka terapkan makanan bernutrisi seimbang. Seperti sayuran hijau, daging merah, tofu dan yang lainnya. Terutama untuk menghindari anemia yang mengakibatkan tubuh menjadi lemas.

3.      Pastikan tidak dehidrasi, baik di trimester 1, 2, dan 3 kecukupan cairan ibu hamil harus ditambah setidaknya sebanyak 300 ml dari biasanya 8 gelas per hari (Kemenkes RI: 2013)

4.      Camilan sehat, diantara jam makan perlu menyisipkan camilan sehat. Misal : buah-buahan segar, sandwich, dll. Hindari makanan instan.

5.      Olahraga, tetap berolahraga ringan di rumah bertujuan agar otot-otot tidak kaku dan badan tidak mudah lelah.

6.      Atur jadwal kerja, konsultasikan pada atasan dan rekan kerja mengenai jadwal kerja menyesuaikan dengan kondisi yang sedang hamil.

7.      Jangan melakukan semuanya sendiri, ibu bisa memberitahu pasangan, teman atau keluarga apabila merasa lelah. Mereka bisa mengetahui keadaan ibu dan bisa membantu.

8.      Kelola stres dan emosi saat hamil

Jika masih merasa lelah bahkan setelah cukup makan dan beristirahat, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab merasa cepat lelah saat hamil, seperti:

    • Kelelahan yang diikuti dengan rasa lapar dan haus terus-menerus, dapat menandakan gejala diabetes gestasional
    • Kelelahan yang tidak kunjung hilang meskipun sudah beristirahat
    • Kelelahan yang diikuti dengan gejala seperti demam, sakit tengggorokan, dan pembengkakan kelenjar
    • Rasa kelelahan yang parah diiikuti dengan mual, muntah, dan frekuensi buang air kecil semakin sering. Ini dapat menandakan gejala kehamilan ektopik alias hamil di luar kandungan.

Ibu hamil tetap bisa beraktivitas, tapi disarankan jangan sampai kelelahan. Ibu hamil yang sering mengalami kelelahan bisa mengalami berbagai masalah kesehatan yang mengancam jiwanya maupun janin di kandungan. Bahaya tersebut ialah :

1.      Memicu Kontraksi

Saat kelelahan, tubuh akan terasa sangat kaku dan tegang. Kondisi tersebut bisa memicu adanya kontraksi. Kontraksi juga bisa terjadi ketika mengangkat beban berat dan melakukan olahraga yang tidak seharusnya dilakukan.

2.      Bercak darah (spotting)

Saat merasa lelah, sebaiknya segera hentikan aktivitas yang sedang dilakukan saat itu. Rasa lelah berlebihan bisa mengakibatkan munculnya bercak darah atau flek dari jalan lahir.

3.      Perdarahan

Ibu yang sering merasa lelah karena sibuk bekerja (di kantor maupun di rumah) juga bisa mengalami pendarahan. Mengeluarkan flek bercak darah adalah fase yang pertama, dan bila tidak segera istirahat, maka bisa menyebabkan pendarahan.

4.      Pingsan

Rasa lelah yang berlebih juga bisa membuat ibu pingsan. Terjatuh dengan benturan yang keras bisa berbahaya bagi janin bahkan hingga mengalami keguguran.

5.      Resiko keguguran

Jika ibu terjatuh dan terjadi benturan yang mengenai perut ibu akan berdampak buruk bagi janin dalam kandungan dan beresiko keguguran.

6.      Kelahiran prematur

Janin yang terpaksa dilahirkan sebelum waktunya karena alasan tertentu akan memiliki berat badan rendah atau prematur

7.      Anemia

Banyak ibu hamil yang rentan terkena hipotensi atau kurang darah (anemia). Anemia bisa terjadi ketika ibu hamil merasa lelah dan diikuti dengan rasa cemas serta stres.

Makanan yang melawan kelelahan saat hamil

    • Makanan laut

Makanan laut adalah sumber makanan yang kaya asam lemak omega-3 dan antioksidan penting yang diperlukan selama kehamilan. Namun, tetap harus mengonsumsinya dalam jumlah terbatas karena makanan ini kaya merkuri dan jika dikonsumsi berlebihan dapat membahayakan janin

    • Yogurt

Yogurt kaya akan kalsium dan vitamin. Pilih yogurt yang tidak mengandung gula tambahan dan mengkonsumsi yogurt tidak boleh berlebihan karena bisa membuat ibu hamil sakit perut karena terlalu asam

    • Bayam

Makanan ini adalah sumber yang kaya vitamin, mineral dan protein penting. Sayuran hijau ini kaya akan asam folat dan zat besi yang mampu melawan kelelahan selama kehamilan.

    • Pisang

Pisang mengandung asam folat yang dianggap sebagai vitamin prenatal. Makanan ini kaya akan asam folat yang dapat meningkatkan hemoglobin, mengurangi nyeri tubuh dan mencegah cacat lahir.

    • Almond

Jenis kacang ini sangat lah sehat karena mengandung antioksidan dan vitamin yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh, mengontrol nafsu makan dan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

    • Jeruk

Buah jeruk merupakan sumber makanan yang kaya vitamin C dan asam folat. Untuk melawan kelelahan, para wanita harus sering mengonsumsi jus sehat seperti jus jeruk.

    • Kacang merah

Sebagian besar wanita sering mengalami anemia selama kehamilan. Untuk meningkatkan jumlah hemoglobin, masukkan kacang merah dalam menu harian Anda. Kacang ini kaya zat besi dan juga dapat dikonsumsi dalam fase postnatal.

    • Wortel

Wortel kaya akan vitamin A dan mengandung folat yang baik untuk ibu hamil. Wortel dapat dikonsumsi mentah atau dibuat jus.

    • Lobak

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan juga menyebabkan kelelahan selama kehamilan. Konsumsi lobak hijau untuk mengatasi kelelahan dan tetap kuat selama kehamilan.

    • Delima

Buah ini dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh yang pada akhirnya melawan kelelahan dan juga meningkatkan metabolisme tubuh.

    • Brokoli

Makanan ini merupakan sumber kaya vitamin dan protein. Ini adalah salah satu makanan yang efektif melawan kelelahan selama kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *