Hemoroid saat hamil

Hemoroid saat hamil (2)
Hemoroid saat hamil

Wasir atau hemoroid adalah pembengkakan atau pembesaran pada pembuluh darah di usus besar bagian akhir (rektum), serta dubur atau anus. Wasir merupakan penyakit yang dapat menyerang segala usia. Tidak terjadi keluhan secara signifikan, tetapi terkadang penderita merasakan tidak nyaman dan gatal pada anus bahkan perdarahan pada anus. Hemoroid dibagi menjadi dua jenis yaitu hemoroid internal dan eksternal. Pembuluh darah yang membengkak di dalam anus dan tidak terlihat dari luar disebut sebagai hemoroid internal. Sedangkan pembengkakan yang terjadi di luar anus dekat lubang anus, terasa lebih nyeri, serta tampak dari luar disebut hemoroid eksternal.

Beberapa pemicu hemoroid atau wasir adalah sembelit atau diare yang berlangsung lama, sering mengangkat beban berat, dan kebiasaan duduk terlalu lama.

Hemoroid pada kehamilan

Pada ibu hamil wasir atau hemoroid terjadi pada trimester kedua hingga trimester ketiga usia kehamilan. Saat hamil rahim ibu akan membesar dengan jumlah darah juga bertambah. Hal ini menyebabkan dubur atau anus memiliki banyak tekanan sehingga pembuluh darah menjadi bengkak dan radang.

Faktor penyebab wasir atau hemoroid pada kehamilan:

    • Perubahan hormon dalam tubuh. Selama masa kehamilan, kadar hormon progesteron  meningkat untuk memperkuat atau menahan janin di dalam rahim. Di waktu yang sama, hormon tersebut menghambat gerak peristaltik otot pencernaan yang diperlukan agar perjalanan makanan dari saluran pencernaan hingga saluran pembuangan berjalan lancar.
    • Ukuran janin yang kian besar. Akibatnya, seringkali janin mendesak sejumlah pembuluh darah di sekitar perut dan panggul. Darah yang meningkat, baik volume maupun alirannya, jadi terhambat.
    • Sembelit. Bisa terjadi karena asupan zat besi yang cukup tinggi selama hamil. Tentu saja zat besi penting untuk calon ibu agar terhindar dari risiko anemia. Tetapi pada sebagian calon ibu, ini menyebabkan kesulitan buang air besar hingga akhirnya terjadi wasir.
    • Beban yang ditanggung ibu hamil. Beban janin dan dirinya sendiri menyebabkan lambung dan rahim saling berhimpitan, sehingga dorongan sedikit saja pada bagian anus akan menyebabkan pembuluh darah di sekitarnya pecah lantas menjadi wasir. Tak jarang peredaran zat makanan pun terhambat hingga akhirnya ibu hamil sulit buang air.
    • Gerakan fisik terutama bagian perut (abdominal) yang terbatas selama hamil. Ini juga salah satu penyebab kerja usus jadi malas.
    • Sering mengangkat benda berat
    • Faktor keturunan
    • Sering melakukan hubungan seks melalui anus (anal intercourse)

Tingkat keparahan wasir atau hemoroid

    • Stadium I : Biasanya penderita wasir stadium 1 tidak menyadarinya karena belum mengganggu aktivitas. Ciri wasir stadium I: gatal pada anus dan terasa panas, serta diikuti susahnya buang air besar.
    • Stadium II : Wasir stadium II sudah terasa sakit.
      Ciri wasir stadium II: terjadi pendarahan saat buang air besar, terkadang benjolan di anus keluar disertai pendarahan, dan wasir sering keluar dalam bentuk daging kecil namun masih dapat masuk kembali tanpa bantuan
    • Stadium III : Wasir stadium III akan menggangu aktivitas. Ciri wasir stadium III: wasir akan menonjol keluar anus saat mengejan, dan sesudah defekasi wasir harus didorong kembali masuk ke anus, serta bisa disertai pendarahan dan nyeri. Wasir stadium III sering keluar walaupun ukurannya masih kecil sebesar jari kelingking.
    • Stadium IV : Wasir stadium IV akan sangat mengganggu aktivitas. Ciri wasir stadium IV: wasir tidak bisa didorong kembali ke dalam anus, letaknya akan terus di luar anus walaupun sudah didorong, bentuknya tampak jelas dan ukurannya cukup besar.

Tanda dan gejala wasir (Hemoroid)

Hemoroid seringkali ditandai dengan benjolan di luar anus. Selain itu, hemoroid kerap ditandai dengan sejumlah gejala lain, seperti:

    • Gatal atau sensasi panas
    • Keluar darah berwarna merah terang setelah BAB
    • Rasa sakit yang tajam dan menusuk dekat anus Anda
    • Tonjolan atau lapisan kulit ekstra di sekitar anus
    • Nyeri atau sakit selama atau setelah BAB
    • Tekanan yang tidak nyaman

            Wasir akan berangsur menghilang dengan sendirinya setelah persalinan tetapi pada saat mengejan, tekanan yang kuat dapat menyebabkan terjadinya wasir. Jadi wasir saat hamil juga bisa berlanjut hingga masa setelah melahirkan. Meskipun wasir saat hamil adalah masalah yang umum dan sering terjadi, namun bukan berarti semua ibu hamil mengalaminya.

Namun, jika mengalami perdarahan hebat, penting untuk segera mengunjungi dokter terdekat untuk bisa mendapatkan pengobatan apa yang diperlukan, jika diharuskan.

Tips mengatasi wasir atau hemoroid saat hamil :

    1. Kompres bagian punggung bawah ke dalam campuran setengah cangkir cuka sari apel dan air.
    2. Oleskan minyak kelapa pada area yang radang. Minyak kelapa memiliki anti bakteri yang bisa meredakan rasa gatal, sakit, dan peradangan akibat wasir.
    3. Kurangi tekanan pada perut ibu dengan berbaring miring ke kiri beberapa saat
    4. Mengangkat kaki selama ± 20 menit juga dapat membantu
    5. Hindari sabun, bedak atau tisu basah berparfum
    6. Jangan menahan apabila ingin buang air dan bilas dengan air mengalir kemudian keringkan dengan tisu non-parfum
    7. Gunakan pakaian berbahan katun yang longgar agar tubuh lebih nyaman
    8. Minum air putih sebanyak mungkin agar feses lebih lunak dan mudah dikeluarkan sehingga tidak menyebabkan wasir semakin parah. Feses yang kering biasanya sulit dikeluarkan dan menyebabkan wasir.
    9. Makan makanan sehat yang mengandung banyak serat seperti buah dan sayur.
    10. Mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt, kefir, kimchi, dan sebagainya.
    11. Latihan fisik ringan untuk meningkatkan sirkulasi darah
    12. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama
    13. Gunakan bantal ‘donat’ sebagai alas duduk. Saat duduk di alas yang rata terasa menyakitkan, coba gunakan bantal yang memiliki lubang di tengahnya untuk memudahkan duduk
    14. Buat tubuh rileks dengan mandi berendam air hangat jika merasa gatal atau gunakan kompres es sebagai gantinya.
    15. Gunakan obat sesuai petunjuk dokter

Setelah melakukan tips di atas, biasanya wasir saat hamil akan segera pergi. Jika telah mencoba semuanya namun belum sembuh juga, konsultasikan dengan dokter. Saat hamil, pastikan selalu makan makanan sehat dan berserat tinggi. Selain bagus untuk bayi, juga bisa menghindari masalah kesehatan seperti wasir saat hamil.

Komplikasi wasir atau Hemoroid

walaupun seringkali ringan, namun hemoroid menimbulkan komplikasi, diantaranya :

    • Anemia. Terjadi karena perdarahan yang terus menerus sehingga tubuh kekurangan darah merah, akibatnya akan menimbulkan lemah dan kelelahan.
    • Strangulasi Hemoroid. Jika suplai darah ke wasir interna terputus karena terjepit, akan menyebabkan rasa sakit yang hebat dan menyebabkan kematian jaringan (gangren)
    • Infeksi

Sebelum melakukan tindakan pengobatan, perlu adanya pemeriksaan pada:

    • Riwayat penyakit
    • Pemeriksaan secara fisik yaitu inspeksi serta rektaltouch atau colok dubur.
    • Pemeriksaan dengan menggunakan teropong yaitu anuskopi atau proktoskopiserta rektoskopi.
    • Rontgen atau colon inloop atau biasa disebut kolonoskopi.
    • Pemeriksaan pada darah, urin, maupun tinja sebagai penunjang pemeriksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *