Gentle Birth Meditation

Gentle Birth  (1)
Gentle Birth

Gentle Birth Meditation

Apa itu gentle birth ?

Gentle birth ialah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang, penuh kelembutan dan memanfaatkan seluruh unsur alami dalam tubuh seorang wanita. Dalam definisi lain Gentle birth adalah suatu proses melahirkan normal yang tenang dan damai, sehingga ibu akan melahirkan dengan rasa sakit yang minimal. Penolong dan pendamping harus membantu dengan tenang dan suara yang lembut, sehingga pada saat bayi lahir, suasana di sekelilingnya tenang, hening, dan penuh kedamaian. Proses persalinan yang tenang, lembut, santun dan minim trauma ini bukanlah sebuah standart operasional prosedur (SOP) atau seperangkat aturan yang harus diikuti. Sebaliknya, itu adalah sebuah pendekatan dalam proses kelahiran alami yang menggabungkan nilai-nilai dan keyakinan yang dianut oleh wanita itu sendiri.

Setiap kelahiran seorang bayi adalah pengalaman yang kuat dan selalu transformasional. Setiap kelahiran adalah pengalaman unik bagi wanita yang melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Bagi banyak wanita, pengkondisian sosial awal akan menciptakan keyakinan bahwa mereka tidak dapat melahirkan secara normal. Kesalahpahaman ini perlu diganti dengan pemahaman mengenai filosofi gentle birth. Ketika seorang wanita menyadari bahwa tubuh mereka benar-benar tahu bagaimana untuk melahirkan dan bayi mereka yang tahu bagaimana untuk lahir, mereka akan mendapatkan kepercayaan diri bahwa mereka bisa melakukan gentle birth.

            Gentle birth membutuhkan persiapan sejak masa kehamilan. Baik persiapan fisik maupun mental calon ibu. Persiapan fisik meliputi latihan pernapasan, olahraga ringan, pijat, dan konsumsi makanan sehat. Mental ibu pun perlu disiapkan dengan rutin melakukan relaksasi hypno-birthing, meditasi, afirmasi positif, dan menjaga ketenangan jiwanya. Persiapan mental ibu menjadi hal penting yang akan memengaruhi kesuksesan gentle birth ini. Proses gentle birth sendiri juga sebaiknya dipersiapkan dari jauh hari. Anda perlu melakukan sejumlah persiapan sebelum proses melahirkan, seperti latihan pernapasan, pemijatan (seperti di area vagina dan perineum), mempelajari apa yang akan terjadi selama proses melahirkan, olahraga teratur, dan menjaga konsumsi makanan Anda.

Mengapa memilih gentle Birth ?

Ada banyak alasan mengapa para calon ibu memilih gentle birth. Berikut ini Keuntungan Gentlebirth

Bagi Ibu

    • Ibu merasa lebih puas dan diberdayakan.
    • Ibu tidak merasakan trauma baik dalam proses kehamilan hingga pertolongan persalinan.
    • Ibu dapat bersalin dengan tenang bebas dari ketakutan dan kecemasan.
    • Ibu dapat “berkuasa” dan memegang kendali penuh atas dirinya dan tubuhnya sendiri.
    • Ibu dapat mengelola dan mengendalikan rasa sakit ketika kontraksi.
    • Kurang atau bahkan tidak ada intervensi medis dalam persalinan.
    • Ibu lebih siap mental dan spiritual sehingga risiko postpartum blues sangat minim, bahkan tidak ada.
    • ASI ibu lancar.
    • Ibu dapat melewati persalinan dengan nyaman, tenang, bahkan tanpa rasa sakit.
    • Ibu terlindungi dari intervensi medis yang tidak perlu.
    • Dengan gentlebirth proses persalinan pun lebih lancar karena ibu sangat relaks dan tenang

Bagi Bayi

    • Dilahirkan ke dunia dapat menjadi suatu pengalaman berat bagi para bayi. Dengan persalinan gentlebirth yang menggunakan metode waterbirth, hangatnya air membantunya untuk mempermudah dalam masa transisi dari jalan lahir .
    • luar dunia luar karena air yang hangat tersebut menyerupai air ketuban yang sangat akrab baginya, lembut dan tenang (jika proses persalinan dilakukan dnegan metode waterbirth)
    • Bayi sedikit sekali mendapatkan trauma, dan ini sangat baik bagi perkembangan psikologisnya nanti.
    • Bayi lebih pintar, lebih tenang, dan dapat bekerja sama dengan ibunya.

Bagi Ayah & Keluarga

    • Merasa lebih puas.
    • Mereka merasa diberdayakan dan hubungan (bonding) antara ayah, ibu, dan anak sudah terjalin erat sejak dalam kandungan dan ini sangat berdampak positif pada pola pengasuhan kelak.

Berbagai Tips untuk untuk gentle Birth

Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk dapat merasakan Gentle Birth:

    • Menghilangkan setiap mitos, ide, keyakinan atau sikap yang Anda miliki tentang kelahiran yang negatif. Karena mitos, kepercayaan dan sikap yang negatif justru dapat menjadi “musuh” tersendiri untuk gentle Birth.
    • Ciptakan lingkungan yang positif, menenangkan dan mendukung. Ini termasuk dimana Anda melahirkan, Siapa yang akan menolong dan mendampingi Anda, dan bagaimana cara Anda melahirkan .
    • Lepaskan diri anda dari kendala waktu, pembatasan gerakan, dan kebisingan.
    • Ciptakan lingkungan kelahiran yang santai; Ini bisa lingkungan yang tenang, cahaya rendah, pemberian minyak esensial, atau hal lain yang membantu anda bersantai.
    • Mengkomunikasikan pentingnya pengalaman kelahiran anda ke bidan atau dokter, pasangan dan bahkan keluarga anda.
    • Merasa percaya diri dalam kelahiran anda, jujurlah dalam kelahiran anda, dengan diri sendiri dan orang lain dan jangan takut untuk mengadvokasi serta memberdayakan diri sendiri dalam menyambut proses kelahiran anak anda.

Tidak semua ibu hamil bisa melakukan gentle birth

Bagi Anda yang memiliki kehamilan yang sehat dan tidak bermasalah, mungkin anda bisa melahirkan dengan metode gentle birth ini. Gentle birth menjadi pilihan melahirkan yang aman, nyaman, dan menyenangkan jika kehamilan normal dan tidak ada komplikasi. Namun, mungkin akan berbeda jika memiliki kehamilan dengan risiko tinggi. Jika Anda memiliki kehamilan yang bermasalah atau anda memiliki komplikasi kehamilan, sebaiknya ikuti saran dokter Anda untuk menentukan metode melahirkan apa yang akan Anda jalani.

” Bila selama ini rasa sakit sangat hebat saat proses persalinan dianggap hal yang wajar, bahkan perlu dan wajib dirasakan seorang ibu agar pengalaman bersalin menjadi lengkap,”

kini paradigma itu tak berlaku lagi. Karena rasa sakit pada proses persalinan ternyata, selain mempengaruhi proses kelahiran itu sendiri, juga menimbulkan sejumlah efek pada ibu, antara lain  menimbulkan kecemasan, ketakutan dan penderitaan yang bersifat traumatis.

Dari paradigma itulah kemudian muncul metode persalinan yang tenang dan  damai, dan memanfaatkan semua unsur alami, yang disebut gentle birth.

Ada beberapa cara yang bisa dipilih bagi yang menghendaki metode persalinan gentle birth, antara lain:

    1. Home birth alias melahirkan di rumah. Ibu akan didampingi tenaga medis maupun non-medis di rumah serta angota keluarga yang akan memberikan dukungan moral sehingga tercipta rasa nyaman dan bahagia.
    2. Selama kehamilan dan persalinan, ibu melakukan self-hypnosis (meditasi) untuk mencapai kondisi relaksasi dan membebaskan diri dari rasa takut melalui latihan pernafasan. Dalam prosesnya ibu juga akan diberikan afirmasi positif tentang persalinan yang lembut, mudah, bebas dari ketakutan.
    3. Water birth. Ibu masuk ke dalam air hangat saat pembukaan fase aktif persalinan (5 cm ke atas) dengan posisi yang dianggap paling nyaman sehingga rasa nyeri saat persalinan dapat berkurang akibat efek relaksasi dari air hangat.
    4. Silence birth. Selama persalinan ibu dibuat serileks mungkin, tidak panic ataupun menangis dan tidak ada aba-aba atau perintah dari penolong persalinan sehingga tercipta suasana tenang, hening, dan damai.
    5. Lotus birth. Persalinan yang membiarkan tali pusat terhubung dengan plasenta selama beberapa hari hingga tali pusat mongering lalu terputus sendiri dari pusar bayi, biasanya sekitar 3-5 hari.

Berikut ini adalah metode Gentle Birth yang sering digunakan di Indonesia ;

Water Birth (Melahirkan di dalam air)

Water birth adalah proses gentle birth yang berlangsung di kolam air hangat. Beberapa wanita memilih persalinan di air dan keluar kolam saat melahirkan. Tetapi wanita lain tetap berada di air untuk melahirkan. Teori di balik water birth adalah karena bayi telah berada di kantung ketuban selama 9 bulan, melahirkan di lingkungan yang  mirip dengan ini dinilai lebih lembut untuk bayi dan kurang menimbulkan stres bagi ibu. Menurunkan stres saat persalinan dan kelahiran akan menurunkan komplikasi janin. Water birth harus selalu dilakukan di bawah pengawasan ahli.

Manfaat water birth untuk ibu:

    • Air hangat menenangkan dan membuat rileks.
    • Di tahap akhir persalinan, air dapat meningkatkan energi ibu.
    • Efek mengambang mengurangi berat tubuh ibu, membuat ibu bebas bergerak untuk mendapat posisi baru.
    • Mengambang di air lebih efisien untuk kontraksi rahim dan meningkatkan sirkulasi darah, menyebabkan oksigenasi lebih baik ke otot rahim, mengurangi rasa sakit pada ibu, dan lebih banyak oksigen mengalir ke bayi.
    • Berendam di air membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rasa cemas.
    • Air menurunkan hormon stres, membuat tubuh ibu memproduksi endorphin yang menjadi penghambat rasa sakit.
    • Air menyebabkan perineum menjadi lebih elastis dan rileks, menurunkan insiden dan keparahan sobekan dan kebutuhan episiitimi dan jahitan.
    • Ketika fisik ibu rileks, ia bisa rileks secara mental dengan kemampuan lebih besar untuk fokus pada proses kelahiran.
    • Air memberi privasi lebih besar, bisa menurunkan hambatan, kecemasan, dan rasa takut.

Manfaat water birth untuk bayi:

    • Menyediakan lingkungan yang mirip dengan cairan ketuban
    • Meringankan stres saat lahir, sehingga meningkatkan rasa aman dan percaya diri.

Risiko water birth untuk ibu dan bayi

Ada risiko embolisme air, yang terjadi ketika air masuk ke aliran darah ibu. Meski terdapat 95 % keyakinan keamanan water birth, masih ada kemungkinan risiko aspirasi air.

Bila bayi mengalami stres di jalan lahir atau bila bayi terlilit tali pusat, bayi dapat menghirup udara dan bisa jadi menghirup air. Tapi ini jarang terjadi karena bayi tidak secara normal menghirup hingga terpapar udara. Bayi terus menerima oksigen melalui tali pusar hingga mulai bernafas sendiri atau hingga tali pusar dipotong. Risiko potensial terakhir adalah tali pusar bisa tertarik ketika bayi dibawa ke permukaan air. Ini dapat dicegah dengan mengangkat bayi ke dada ibu.

Hypnobirthing

Salah satu metode yang dipakai dalam proses gentle birth ialah Hypnobirthing. Hypnobirthing merupakan kumpulan tenik pernafasan, visualisasi, dan relaksasi yang bisa Ibu gunakan sepanjang kehamilan dan persalinan. Metode ini didasarkan pada rasa takut yang menyebabkan ketegangan, dan bila Ibu tegang maka tubuh tidak bekerja dengan baik sehingga ibu akan merasakan sakit.

Kita diprogram untuk merasa takut dengan melahirkan. Beberapa wanita bahkan sangat takut sehingga tidak mau hamil. Tapi tubuh kita bisa melewati ini dengan baik. Hypnobirthing membantu mengeluarkan rasa takut, stres, dan kecemasan. Jadi tubuh kita bisa bekerja seperti yang seharusnya dengan efektif dan nyaman.

Kenapa hypnobirthing jadi populer?

Karena rasa sakit jadi lebih sedikit ketika melahirkan, ini membuat hypnobirthing jadi metode gentle birth yang semakin populer. Hypnobirthing menjadi teknik untuk meminimalisir pemakaian epidural serta pereda sakit lainnya. Selain itu, hypnobirthing dapat menurunkan tingkat operasi caesar.

Hypnobirthing juga memberi manfaat lain, ide utamanya ialah jika ibu lebih bahagia, bayi akan lebih bahagia juga. Inilah kunci penting dalam gentle birth. Bila ibu melewati kelahiran yang lembut dengan percaya diri, begitu juga dengan bayi. Bayi yang lahir dengan metode hypnobirthing tidak akan mengalami stres saat lahir dan tidur lebih baik di malam hari.

Memulai hypnobirthing

Bila Ibu tertarik untuk menjalani hypnobirthing, ibu bisa mulai mengikuti kelas hypnobirthing di trimester kedua kehamilan, tapi kebanyakan mengikutinya di bulan terakhir kehamilan. Bahkan ada ibu yang mengikutinya beberapa hari sebelum melahirkan dan berhasil. Tapi lebih banyak waktu untuk persiapan akan lebih baik karena memberi lebih banyak waktu untuk berlatih teknik dan membuat diri ibu lebih siap. Bila ibu mengalami kondisi medis tertentu, bicara pada dokter karena Ibu perlu berkonsultasi sebelum mencoba hal baru di saat hamil.

Peran pasangan dalam hypnobirthing

Orang yang mendampingi Ibu selama persalinan memiliki peran sangat penting. Ibu jadi sangat rentan ketika melahirkan dan akan sangat sadar akan lingkungannya. Bila orang yang bersama ibu merasa takut, ini akan memberi efek mendalam. Tentu akan sulit merasa tenang bila orang di sekitar ibu merasa panik.

Mengajak pasangan mengikuti latihan hypnobirthing akan membantunya memberi dukungan ke ibu ketika waktunya tiba untuk melahirkan. Pasangan dapat meyakinkan ibu jika semua akan baik-baik saja serta mengingatkan ibu teknik yang telah dilatih. Ini juga salah satu hal penting yang harus ibu lakukan jika ingin melakukan gentle birth.

Yang perlu diingat, jangan menetapkan ekspektasi yang tidak realistis. Hypnobirthing bukan sistem pereda sakit. Banyak rasa sakit berakar dari rasa takut dan hypnobirthing bisa menguranginya, namun hypnobirthing bukanlah anestesi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *