Adaptasi sistem kardiovaskuler pada kehamilan

Adaptasi sistem kardiovaskuler pada kehamilan (1)
Adaptasi sistem kardiovaskuler pada kehamilan

Adaptasi sistem kardiovaskuler saat kehamilan

Sistem kardiovaskuler beradaptasi selama masa kehamilan terhadap perubahan yang terjadi. Meskipun perubahan system kardiovaskular terlihat pada awal trimester pertama, kemudian berlanjut ke trimester kedua dan ketiga, ketika cardiac output meningkat kurang lebih sebanyak 40 % daripada pada wanita yang tidak hamil. Cardiac output meningkat dari minggu ke 5 kehamilan dan mencapai tingkat maksimum sekitar minggu ke-32 kehamilan, setelah itu hanya mengalami sedikit peningkatan sampai masa persalinan, kelahiran, dan masa post partum. Sekitar 50% peningkatan dari cardiac output telah terjadi pada masa minggu ke 8 kehamilan. Meskipun peningkatan cardiac output dikarenakan adanya peningkatan dari volume sekuncup dan denyut jantung, faktor paling penting adalah volume sekuncup, dimana meningkat sebanyak 20% sampai 50% lebih banyak daripada pada wanita tidak hamil. Perubahan denyut jantung sangat sulit untuk dihitung, tetapi diperkirakan ada peningkatan sekitar 20% yang terlihat pada minggu ke 4 kehamilan.

Pada trimester kedua, kompresi aortocava oleh pembesaran uterus menjadi penting secara progresif, mencapai titik maksimum pada minggu ke – 36 dan 38, setelah itu dapat menurunkan perpindahan posisi kepala fetal menuju pelvis. Kardiovaskular adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan jantung dan peredaran darah. Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. Sistem peredaran darah, juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Pertama, darah membawa oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlainan. Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing  – masing untuk diserap, diproses atau disimpan. Perubahan fisiologi dan anatomi berkembang pada banyak system organ dengan terjadinya kehamilan dan persalinan. Perubahan awal terjadi pada perubahan metabolik oleh karena adanya janin, plasenta dan uterus dan terutama kenaikan hormon kehamilan seperti progesteron dan estrogen. Perubahan selanjutnya, pada kehamilan trimester tiga adalah perubahan anatomi diakibatkan oleh tekanan akibat berkembangnya uterus.

Perubahan pada sistem kardiovaskuler selama kehamilan ditandai dengan adanya peningkatan volume darah, curah jantung, denyut jantung, isi sekuncup, dan penurunan resistensi vaskuler. Hemodinamik yang pertama kali berubah selama masa kehamilan adalah terjadinya peningkatan denyut jantung. Bermula antara dua sampai lima minggu kehamilan hingga trimester ketiga. Isi sekuncup dan denyut jantung meningkat pada usia awal kehamilan dan menurun pasca persalinan. Perubahan lainnya yang terjadi adalah rendahnya tekanan darah arteri dan peningkatan volume plasma, volume darah, dan volume sel darah merah, sementara tekanan vena sentral (tekanan di dalam atrium kanan pada vena besar dalam rongga toraks) konstan, yaitu 3-8 cm.

Curah jantung juga meningkat selama kehamilan 30-40% lebih tinggi daripada kondisi tidak hamil pada trimester pertama dan meningkat 40-50% pada trimester ketiga. Peningkatan curah jantung pada awal kehamilan dipengaruhi oleh estrogen dan menyebabkan banyak bagian dari sistem kardiovaskuler yang mengalami dilatasi, seperti dilatasi jantung, dilatasi aorta, resistensi pembuluh darah ginjal, resistensi plasenta, dan dilatasi sistem vena. Semua perubahan yang terjadi mendukung perfusi ke tubuh ibu hamil. Dilatasi jantung meningkatkan isi sekuncup secara langsung, dilatasi aorta meningkatkan kerentanan pada dinding pembuluh aorta, dilatasi perifer meningkatkan aliran darah, dan dilatasi vena meningkatkan volume darah.

Curah jantung bergantung pada kecepatan denyut jantung dan isi sekuncup.20 Peningkatan curah jantung menambah beban bagi jantung, terutama bila dikaitkan dengan peningkatan denyut jantung. Dalam hal ini, pengeluaran energi jantung meningkat ketika suplai oksigen menurun. Peningkatan pengeluaran energi jantung disebabkan oleh peningkatan laju aliran darah, terutama aliran turbulensi pada kasus stenosis katup. Adaptasi

sistem kardiovaskuler selama kehamilan meningkatkan risiko terjadinya kelainan kardiovaskuler, atau pada beberapa kasus ibu hamil dengan riwayat penyakit jantung sebelum hamil dapat berpotensi menjadi gagal jantung.

Volume darah

Pada masa kehamilan anatomi pada sistem kardiovaskuler mengalami perubahan, antara lain:

    1. Penebalan otot dinding ventrikel, terjadi pada trimester I
    2. Tempat dilatasi (pelebaran) secara fisiologis pada jantung karena volume pada rongga perut (abdomen) meningkat menyebabkan hipertropi jantung dan posisi jantung bergeser
    3. Pada fonokardiogram terdapat splitting (bunyi jantung tambahan), murmur sistolik dan perubahan tekanan darah.

Perubahan – perubahan tersebut membuat kebutuhan suplay Fe ibu hamil meningkat sekitar 500 mg% per hari. Ibu hamil sering mengalami anemia fisiologis (keadaan Hb normal 12 gram% dan Hematokrit 35%). Volume darah Ibu akan meningkat secara progresif pada kehamilan 6 – 8 minggu dan akan mencapai maksimal pada kehamilan mendekati 32 – 34 minggu. Peningkatan volume darah mencakup volume plasma, sel darah merah dan sel darah putih. Volume plasma meningkat 40 – 50 %, sedangkan sel darah merah meningkat 15 – 20 % yang menyebabkan terjadinya anemia fisiologis ( keadaan normal Hb 12 gr% dan hematokrit 35 %). Oleh karena adanya hemodilusi, viskositas darah menurun kurang lebih 20%. Mekanisme yang pasti peningkatan volume darah ini belum diketahui, tetapi beberapa hormon seperti rennin-angiotensin-aldosteron, atrial natriuretic peptide, estrogen, progresteron mungkin berperan dalam mekanisme tersebut.

Pada proses kehamilan, dengan bertambahnya umur kehamilan, jumlah trombosit menurun. Perubahan perubahan ini adalah untuk perlindungan terhadap perdarahan katastropik tetapi juga akan merupakan predisposisi terhadap fenomena tromboemboli. Karena plasenta kaya akan tromboplastin, maka bila terjadi Solusio plasenta terdapat risiko terjadinya DIC (Disseminated Intravascular Coagulation).

Peningkatan volume darah mempunyai beberapa fungsi penting :

    • Untuk memelihara kebutuhan peningkatan sirkulasi karena ada pembesaran uterus dan unit foeto – plasenta.
    • Mengisi peningkatan resevoir vena.
    • Melindungi ibu terhadap perdarahan pada saat melahirkan.
    • Selama kehamilan ibu menjadi hiperkoagulopati.

Delapan minggu setelah melahirkan, volume darah kembali normal.

Tekanan Darah

Pada masa kehamilan, kekerapan detak jantung memang agak meningkat, begitu pula denyut nadi, yang bisa mencapai 88 pulse per menit, terutama dalam usia kehamilan 34 – 36 minggu. Volume plasma pada masa kehamilan, juga meningkat. Peningkatan volume plasma berawal trimester akhir dan mencapai puncaknya pada minggu ke 32 – 34, kemudian menetap selama trimester akhir kehamilan. Pada saat itu, volume plasma bertambah sebesar 22% dibandingkan pada saat sebelum mengandung. Peningkatan volume plasma masih berlangsung setelah 12 – 24 jam pasca persalinan. Setelah proses itu terlewati, volume plasma akan menurun kembali pada nilai volume plasma seperti sebelum hamil.

Proses penyesuaian volume plasma ini, berlangsung hingga dua minggu pasca persalinan. Semua ini merupakan perubahan alamiah, yang tidak akan berpengaruh pada jantung normal. Tetapi pada yang mengalami sakit jantung, tentunya bakal kewalahan. Tekanan darah arteriil tidak meningkat selama kehamilan normal. Tetapi pada trimester II terjadi sedikit penurunan tekanan diastolic. Tekanan arterial pulmonal juga relatif konstan. Bagaimanapun tonus vaskuler lebih tergantung pada pengaruh simpatik disbanding pada wanita tidak hamil. Sehingga hipotensi sering terjadi sebagai akibat blokade simfatik pada spina maupun ekstradural anaestesi. Tekanan vena sentral dan tekanan vena brachial tidak berubah saat kehamilan tetapi tekanan venous femoralis meingkat secara progressive karena factor mekanik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *